Cara menjadi user tank yang baik dan profesional..
Dengan melihat video tersbut anda akan paham 7 kunci dasar menjadi user tank yang baik dan profesional
https://youtu.be/gWHBbjYC4FM
hardian
Jumat, 03 April 2020
Jumat, 11 November 2016
makalah
Pengantar
Pendidikan
Artikel
Pendidikan
DI
SUSUN OLEH :
HARDIAN
PENDIDIKAN
TEKHNOLOGI INFORMASI
STKIP PGRI
SITUBONDO
TAHUN
AKADEMIK 2016 – 2017
ASAS-ASAS PENDIDIKAN DAN PENERAPANNYA
1.1
PENDAHULUAN
Pendidikan
adalah sebagai usaha sadar yang sistematik selalu bertolak dari sejumlah
landasan serta mengindahkan sejumlah asas-asas tertentu. Asas tersebut sangat
penting, karena pendidikan merupakan pilar utama terhadap perkembangan manusia
suatu bangsa. Asas pendidikan merupakan suatu kebenaran yang menjadi dasar atau
tumpuan berfikir, baik pada tahap perancangan maupun pelaksanaan pendidikan.
Di dalam pembahasan ini secara tersirat akan dijelaskan macam-macam
asas dengan pengkajian dimensi hakikat manusia (keindiidalan, kesosialan,
kesusilaan, dan keberagaman). Pandangan tentang hakikat manusia merupakan
tumpuan berpikir utama yang sangat penting dalam pendidikan.
Khusus di Indonesia terdapat sejumlah asas yang member arah dalam
merancang dan melaksanakan pendidikan itu. Asas-asas tersebut bersumber dari
kecenderungan umum pendidikan di dunia maupun yang bersmber dari pemikiran dan
pengalaman sepanjang sejarah upaya pendidikan di Indonesia. Asas tersebut di
antaranya Asas Tut Wuri Handayani, Asas belajar Sepanjang Hayat, Asas Kemandirian
Belajar.
1.1 Rumusan Masalah
Di dalam makalah ini akan di bahas
tentang macam-macam asas yang ada
Di Indonesia, penggunaan asas-asas di
Indonesia, dan sejarah lahirnya 3 asas tersebut.
1.2 Tujuan
1.
Untuk
mengetahui pengertian asas
2.
Untuk
mengetahui macam-macam asas
3.
Untuk
mempelajari penerapan asas dalam kehidupan sehari-hari.
DEFINISI ASAS PENDIDIKAN
Asas pendidikan memiliki arti hukum
atau kaidah yang menjadi acuan
dalam melaksanakan kegiatan
pendidikan. Asas pendidikan juga diartikan sebagai
sesuatu kebenaran yang menjadi dasar
atau tumpuan berpikir, baik pada tahap
perancangan maupun pelaksanaan
pendidikan. Salah satu dasar utama pendidikan
adalah bahwa manusia itu dapat
dididik dan dapat mendidik diri sendiri. Seperti
diketahui, manusia yang dilahirkan
hamper tanpa daya dan sangat tergantung pada
orang lain (orang tuanya, utamanya
ibu) namun memiliki potensi yang hampir
tanpa batas untuk dikembangkan.
PEMBAHASAN
Asas Pokok Pendidikan
Asas pendidikan merupakan suatu
kebenaran yang menjadi dasar atau tumpuan berfikir, baik pada tahap perancangan
maupun pelaksanaan pendidikan. Khusus di Indonesia, terdapat beberapa asas
pendidikan yang memberi arah dalam merancang dan melaksanakan pendidikan itu.
Diantara asas tersebut adalah Asas
Tut Wuri Handayani, Asas Belajar Sepanjang Hayat, dan Asas Kemandirian dalam
Belajar.
2.1 Asas-asas Pokok Pendidikan
Asas pokok pendidikan merupakan suatu
kebenaran yang menjadi dasar atau tumpuan berpikir, baik tahap perancangan
maupun pelaksanaan pendidikan. Salah satu dasar utama pendidikan adalah bahwa
manusia dapat dididik dan mendidik diri sendiri.
2.2 Macam-Macam Asas Pendidikan
1. Asas Tut Wuri Handayani
Asas Tutwuri Handayani yang merupakan
asas pendidikan Indonesia hingga saat ini bersumber dari asas Taman Siswa. Asas
ini dikumandangkan oleh Ki Hajar Dewantara. Asas tutwuri handayani ini bermakna
bahwa setiap orang berhak mengatur dirinya sendiri dengan berpedoman kepada
tata tertib kehidupan yang umum.
Dalam kegiatan pendidikan, peserta
didik diberi kesempatan untuk mencari, mempelajari, memecahkan masalah sendiri
tanpa selalu harus dicampuri, diperintah dan dipaksa. Dengan cara demikian,
maka pendidikan akan terpusat kepada peserta didik. Dapat dikatakan bahwa asas
tutwuri handayani ini merupakan cikal bakal dari pendekatan atau cara belajar
siswa aktif.
2. Asas Belajar Sepanjang Hayat
Asas belajar sepanjang hayat
merupakan sudut pandang dari sisi lain terhadap pendidikan seumur hidup.
Dalam latar pendidikan seumur hidup,
proses belajar mengajar disekolah seyogianya mengembang sekurang-kurangnya dua
misi, yakni membelajarkan peserta didik dengan efisien dan efektif, dan
serentak dengan itu, meningkatkan kemauan dan kemampuan belajar mandiri sebagai
basis dari belajar sepanjang hayat.
3. Asas Kemandirian Dalam Belajar
Dalam kegiatan belajar mengajar,
sedini mungkin dikembangkan kemandirian dalam belajar itu dengan menghindari
campur tangan guru, namun guru selalu suiap untuk ulur tangan bila diperlukan.
Perwujudan asas kemandirian dalam
belajar akan menempatkan guru dalamperan utama sebagai fasilitator dan
motifator. Salah satu pendekatan yang memberikan peluang dalam melatih
kemandirian belajar peserta didik adalah sitem CBSA (Cara Belajar Siwa Aktif).
PENERAPAN ASAS-ASAS PENDIDIKAN
Sebagaimana telah dibicarakan dalam
bahasan terdahulu ada dua asas-asas utama yang menjadi acuan pelaksanaan
pendidikan, yakni:
1. Asas
Belajar Sepanjang Hayat
2. Asas
Tut Wuri Handayani
3. Asas
Kemandirian dalam Belajar
Untuk memberi gambaran bagaimana
penerapan asas-asas tersebut di atas berturut-turut akan dibicarakan:
Keadaan yang ditemui sekarang
Permasalahan yang ada
Pengembangan penerapan asas-asas
pendidikan.
Keadaan yang Ditemui Sekarang
Dalam kaitan asas belajar sepanjang
hayat, dapat dikemukakan beberapa keadaan yang ditemui sekarang:
Usaha pemerintah memperluas
kesempatan belajar telah mengalami peningkatan. Terbukti dengan semakin
banyaknya peserta didik dari tahun ke tahun yang dapat ditampung baik dalam
lembaga pendidikan formal, non formal, dan informal; berbagai jenis pendidikan;
dan berbagai jenjang pendidikan dari TK sampai perguruan tinggi
Usaha pemerintah dalam pengadaan dan
pembinaan guru dan tenaga kependidikan pada semua jalur, jenis, dan jenjang
agar mereka dapat melaksanakan tugsnya secara proporsional. Dan pada gilirannya
dapat meningkatkan kualitas hasil pendidikan di seluruh tanah air. Pembinaan
guru dan tenaga guru dilaksanakan baik didalam negeri maupun diluar negeri
Usaha pembaharuan kurikulum dan
pengembangan kurikulum dan isi pendidikan agar mampu memenuhi tantangan
pembangunan manusia Indonesia seutuhnya yang berkualitas melalui pendidikan
Usaha pengadaan dan pengembangan
sarana dan prasarana yang semakin meningkat: ruang belajar, perpustakaan, media
pengajaran, bengkel kerja, sarana pelatihan dan ketrampilan, sarana pendidikan
jasmani
Pengadaan buku ajar yang diperuntukan
bagi berbagai program pendidikan masyarakat yang bertujuan untuk:
meningkatkan sumber penghasilan
keluarga secara layak dan hidup bermasyarakat secara berbudaya melalui berbagai
cara belajar
menunjang tercapainya tujuan
pendidikan manusia seutuhnya
Usaha pengadaan berbagai program
pembinaan generasi muda: kepemimpinan dan ketrampilan, kesegaran jasmani dan
daya kreasi, sikap patriotisme dan idealisme, kesadaran berbangsa dan
bernegara, kepribadian dan budi luhur
Usaha pengadaan berbagai program
pembinaan keolahragaan dengan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada
anggota masyarakat untuk melakukan berbagai macam kegiatan olahraga untuk
meningkatkan kesehatan dan kebugaran serta prestasi di bidang olahraga
Usaha pengadaan berbagai program
peningkatan peran wanita dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya dalam
upaya mewujudkan keluarga sehat, sejahtera dan bahagia peningkatan ilmu
pngetahuan dan teknologi, ketrampilan serta ketahanan mental.
Sesuai dengan uraian di atas, maka
secara singkat pemerintah secara lintas sektoral telah mengupayakan usaha-usaha
untuk menjawab tantangan asas pendidikan sepanjang hayat dengan cara pengadaan
sarana dan prasarana, kesempatan serta sumber daya manusia yang menunjang.
Dalam kaitan penerapan asas Tut Wuri
Handayani, dapat dikemukakan beberapa keadaan yang ditemui sekarang, yakni :
Peserta didik mendapat kebebasan
untuk memilih pendidikan dan ketrampilan yang diminatinya di semua jenis,
jalur, dan jenjang pendidikan yang disediakan oleh pemerintah sesuai peran dan
profesinya dalam masyarakat. Peserta didik bertanggung jawab atas pendidikannya
sendiri
Peserta didik mendapat kebebasan
untuk memilih pendidikan kejuruan yang diminatinya agar dapat mempersiapkan
diri untuk memasuki lapangan kerja bidang tertentu yang diinginkannya
Peserta didik memiliki kecerdasan
yang luar biasa diberikan kesempatan untuk memasuki program pendidikan dan
ketrampilan sesuai dengan gaya dan irama belajarnya
Peserta didik yang memiliki kelainan
atau cacat fisik atau mental memperoleh kesempatan untuk memilih pendidikan dan
ketrampilan sesuai dengan cacat yang disandang agar dapat bertumbuh menjadi
manusia yang mandiri
Peserta didik di daerah terpencil
mendapat kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan ketrampilan agar dapat
berkembang menjadi manusia yang memiliki kemampuan dasar yang memadai sebagai
manusia yang mandiri, yang beragam dari potensi dibawah normal sampai jauh
diatas normal (Jurnal Pendidikan,1989).
PENUTUP
A. Kesimpulan
Asas pendidikan merupakan suatu
kebenaran yang menjadi dasar atau tumpuan berpikir, baik pada tahap perancangan
maupun pelaksanaan pendidikan.
Asas Pokok Pendidikan
Asas Tut Wuri Handayani
Asas Belajar Sepanjang Hayat
Asas kemandirian Dalam Belajar
Langganan:
Postingan (Atom)